Mahfud MD, Minta Segera Usut Motif Penusuk Syekh Ali Jaber

- 14 September 2020, 00:44 WIB
Ilustrasi Mahfud MD /Instagram.com/@mohmahfudmd

KaltaraBicara - Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkopolhukam), meminta agar aparat keamanan Lampung membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan dai kondang Syekh Ali Jaber.

Mahfud MD menegaskan, "Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memushi Ulama sehingga harus diadili secara fair dan terbuka serta dibongkar jaringan-jaringannya yang mungkin ada di belakangnya," pada Minggu, 13 September 2020.

Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Penusuk Syekh Ali Jaber

Diketahui, Pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk saat mengisi sebuah acara di Bandar Lampung, Lampung. Ali mengalami luka di lengannya karena serangan senjata tajam.

Sehingga polisi menyebut penusuk Dai kondang, Syekh Ali Jaber adalah pemuda warga setempat berinisial AR (26).

Mahfud pun menginstruksikan agar aparat keamanan Lampung supaya segera mengumumkan identitas pelaku, dugaan motif tindakan, dan menjamin bahwa proses hukum akan dilaksanakan secara adil dan terbuka.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber di Tusuk Saat Mengisi Tausiyah

Selanjutnya ia pun menginstruksikan aparat agar menjamin keamanan kepada para ulama yang berdakwah dengan tetap mengikuti prtokol kesehatan di era Covid 19.

Selain itu, Mahfud memuji peranan Syekh Ali Jaber yang kerap membantu pemerintahdalam amar makruf nahi munkar dalam kerangka Islam rahmatan lil alamiin, Islam sebagai rahmat dan sumber kedamaian di dunia, Islam wasathiyyah.

"Selama ini beliau selalu berdakwah sekaligus membantu satgas Covid-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona," ujarnya.

Kita ketahui bersama bahwa, Syech Ali Jaber juga dikenal sebagai ulama yang aktif membantu pemerintah yang bahkan pernah berceramah dan berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Presiden SBY, dan Pimpinan lembaga negara lainnya.

Ia menambahkan, pemerintah menjamin kebebasan ulama untuk terus berdakwah amar makruf nahi munkar.

Baca Juga: KPU Kaltara Minta Tim Bapaslon Gubernur Diminta Aktif Berkoordinasi

Dalam kejadian penusukan yang terjadi pada Syekh Ali Jaber tengah mengisi acara ceramah di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, pada Minggu, 13 September 2020 sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Kejadian tersebut bermula ketika pendakwah kondang Syekh Ali Jaber sedang mengisi acara wisuda hafidz quran sekaligus mengisi ceramah di Masjid Afaludin.

Secara tiba-tiba, pelaku penusukan berusia 26 tahun berlari naik keatas panggung dan menusuk Syekh Ali Jaber mengunakan senjata tajam jenis pisau.

Baca Juga: KPU Kaltara, Ketiga Bakal Pasangan Calon Gubernur Belum Penuhi Syarat

Syekh Ali Jaber langsung mengelak, sehingga tusukan pisau pelaku hanya mengenai lengan kanannya. Pelaku langsung diamankan jemaah dan kemudian ditindak oleh kepolisian setempat.

Sata itu pula, Syekh Ali Jaber pun dilarikan oleh para jamaah yang hadir dalam acara tersebut ke Puskesmas Gedong Air, Tanjungkarang Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

Editor: Ian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X