RSJ Lampung Telusuri Rekam Jejak Pria Penusuk Syekh Ali Jaber

- 14 September 2020, 09:32 WIB
Alpin Andria (26), jadi bulan-bulanan massa sesaat setelah melakukan penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber, di Bandar Lampung, Minggu sore 13 September 2020. /

KaltaraBicara - Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung, Alpin Andria disebut mengalami gangguan jiwa. Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lampung akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan menelusuri rekam medis pelaku.

Tendri Septa salah seorang Dokter RSJ Lampung menjelaskan, "Jadi kalau gangguan jiwa itu kan informasi dari keluarga. Kita akan melihat di rekam medisnya. Benar enggak ada nama yang bersangkutan," pada Minggu, 13 September 2020.

Baca Juga: Mahfud MD, Minta Segera Usut Motif Penusuk Syekh Ali Jaber

Selanjutnya ia menerahkan bahwa butuh observasi lanjutan secara bertahap selama 14 hari untuk menentukan apakah benar pelaku mengalami gangguan jiwa. Saat ini tim dokter RSJ Lampung sedang menunggu surat visum dari kepolisian.

"Kalau polisi sudah berikan surat visum, kita akan langsung lakukan pemeriksaan dan observasi itu," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Penusuk Syekh Ali Jaber

Ia menambahkan, tim dokter saat ini belum menemukan indikasi pelaku mengalami gangguan jiwa. Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku bisa diajak komunikasi.

"Kita belum bisa pastikan dia gangguan jiwa atau tidak, harus tetap observasi termasuk melihat konsistensi jawaban dia," imbuhnya.

Diketahui Syekh Ali Jabber ditusuk pelaku saat mengisi pengajian di Masjid Falahudin, Bandar Lampung pada Minggu, 13 September 2020.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber di Tusuk Saat Mengisi Tausiyah

Dalam peristiwa itu, pendakwah kelahiran Madina, Arab Saudi ini mengalami luka di bagian lengan kanan hingga harus dijahit 10 jahitan.

Editor: Ian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X