Jhony Laing Suarakan Gerakan Asal Bukan Irianto, Warga Malinau: Jhony Memanipulasi Sejarah

- 6 September 2020, 12:12 WIB
Jhony Laing bersama Megawati /Antara

 

KaltaraBicara – Santer terdengar gerakan oknum yang mengkampanyekan tagline Asal Bukan Irianto (ABI) menjelang penutupan pendaftaran Bakal Calon Gubernur/Wakil Gubernur Kaltara pada Minggu (6/9/2020) pukul 11.59 Wita nanti.

Sebelumnya Ketua DPD PDIP Kaltara yang juga Bakal Calon Bupati Malinau melalui ragam media memang aktif menyuarakan gerakan Asal Bukan Irianto (ABI). Menurutnya apa yang dilakukan oleh petahana selama 5 tahun menjabat sudah cukup membuktikan kalau petahana tidak pantas mendapatkan dukungan dari PDIP. Klaim Jhony, banyak visi-misi yang dijalankan oleh petahana saat ini tidak sesuai dengan harapan masyarakat Kaltara.

Sebagai politisi senior, dirinya bahkan tidak segan meminta Irianto untuk belajar dari Kabupaten Malinau, saat ia masih menjadi anggota DPRD dan Ketua DPRD selama 2 tahun yang dirinya klaim dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Malinau.

Baca Juga: Pasangan ZIYAP Menjadi Pendaftar Pertama ke KPU Kaltara

Tim KaltaraBicara berusaha mewawancarai Sukri salah satu warga Malinau yang juga tergabung dalam tim pemenangan Irianto-Irwan (IRAW) dalam helatan Pilkada Kaltara 2020. Menurut Sukri, klaim Jhony Laing belum tentu benar. Saat Jhony Laing menjabat sebagai Ketua DPRD Malinau, Sukri menganggap bahwa kemiskinan melanda masyarakat Malinau. Jhony gagal meningkatkan kesejahteraan masyarakat Malinau.

“Jhony seperti memanipulasi sejarah. Saat dirinya menjabat justru kami dilanda kemiskinan. Pendapatan susah, petani banyak yang menjual tanahnya” ungkap Sukri kepada tim KaltaraBicara.***

Editor: Yayan Hidayat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X