[UPDATE] Covid-19 di Kaltara Bertambah Capai 457 Kasus

- 10 September 2020, 07:43 WIB
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kalimantan Utara /Humas Pemprov Kaltara

KaltaraBicara - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, terdapat tambahan satu pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), apda Rabu, 9 September 2020.

Perempuan inisial HM (31), merupakan pasien positif Covid-19 di Tarakan.

"HM diketahui merupakan pelaku perjalanan dari Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim)," ujarnya.

Baca Juga: DPR-RI Minta Paguyuban di Garut yang Ubah Lambang Pancasila Perlu Tindaklanjut ke Ranah Hukum

Terjadi tambahan dua kasus, maka total kasus Covid-19 di Kaltara, kini sebanyak 457 kasus.

Selanjutnya, untuk pasien sembuh kini sebanyak 368 orang, meninggal dunia dua orang, dan masih dirawat 87 orang.

"Dari 87 orang yang masih dirawat, sebanyak 40 pasien di Tarakan, 35 di Bulungan, 9 di Malinau, 2 di Nunukan dan 1 di Tana Tidung," imbuhnya. 

Sementara lainnya, terdapat pula tambahan satu pasien Covid-19 di Bulungan.

Baca Juga: Polisi, Pasal Penipuan Akan Jerat Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu

Dr Heriyadi Suranta selaku Juru Bicara Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan mengatakan, "terdapat tambahan satu pasien positif Virus Corona (Covid-19) di Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Rabu, 9 September 2020.

Dalam hal ini, satu pasien positif covid-19 di Bulungan, yakni laki-laki inisial RR.

Hal itu diketahui, bahwa pasien Bulungan itu, berdomisili di Jl Sengkawit, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Tanjung Selor.

Baca Juga: Paguyuban Tunggal Rahayu yang Buat Geger Miliki Pecahan Mata Uang Sendiri

"Pasien Bulungan ini, sebelumnya melakukan kontak erat dari Bulungan juga, yang saat ini tengah melakukan isolasi, sambil mendapat kontrol dari tenaga kesehatan atau nakes di Bulungan," ujar Heriyadi Suranta.

Sehingga dengan tambahan satu pasien covid-19 hari ini, maka total kasus di Bulungan, kini sebanyak 89 kasus.

Total dari 89 kasus itu, sebanyak 52 orang telah sembuh, dan dua orang yang meninggal dunia.

Baca Juga: MPR: Polri Segera Usut Paguyuban Garut yang Ubah Lambang Pancasila

"Yang masih dirawat itu sebanyak 35 orang, dan 33 orang yang menjalani isolasi atau karantina mandiri," tutupnya.

Editor: Ian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X