Irianto Berharap Izin Konstruksi Cepat Terbit saat Deputi Staf Kepresidenan Kunjungi PLTA Kayan

- 11 September 2020, 18:17 WIB
Irianto Lambrie (Gubernur Kalimantan Utara) /Istimewa

KaltaraBicara - Deputi Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi Kantor Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta, dan rombongan, bertandang ke Kalimantan Utara (Kaltara).

Dalam kunjungan tersebut atas perintah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan juga Presiden RI, Joko Widodo.

Irianto Lambrie selaku Gubernur Kaltara menyampaikan, "Mereka ditugaskan untuk memastikan proyek PLTA Kayan bisa berjalan dengan lancar. Termasuk semua izin bisa diselesaikan pada Oktober mendatang."

Baca Juga: Undunsyah Maju di Pilgub Kaltara 2020, Kini Ajukan Cuti dari Bupati Tana Tidung

Ia menambahkan, di Kaltara rombongan bakal meninjau lokasi proyek PLTA Kayan. PLTA Kayan diketahui berlokasi di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kaltara.

"Ditinjau untuk memastikan ketersediaan lahan, demi kelanjutan pembangunan PLTA Kayan,'' sambungnya.

Selain itu, "Kalau izin konstruksi telah terbit, kita berharap pembangunan dapat segera dimulai," tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kaltara, Ferdy Manurung Tanduklangi, mengatakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan, saat ini dalam tahap perampungan perizinan.

Baca Juga: [UPDATE] Di Kaltara Enam Pasien Sembuh dari Covid-19

Total dari 24 item perizinan, yang saat ini terus digenjot penyelesaiannya oleh PT Kayan Hydro Energi (KHE), selalu investor dalam mega proyek itu.

Hal itu termasuk izin prinsip, visibilty lingkungan, dan izin lainnya telah dipenuhi terhitung mulai sepuluh tahun lalu.

"PT KHE sudah sampai tahap finishing perizinan, kalau secara persentase perizinan sudah mencapai 95 persen. KHE juga sudah membangun helipad, membebaskan lahan sekitar 300 hektare, sosialisasi di desa-desa, hingga menyiapkan lahan untuk ganti rugi. KHE ini memang serius, dan progresnya terus berjalan hingga saat ini, utamanya perizinan," imbuh Ferdy Manurung Tanduklangi.

Baca Juga: Beberapa Menteri Komentari Kebijakan Anies soal Penerapan Kembali PSBB Jakarta

Ia menambahkan, pembangunan PLTA Kayan terbagi dalam lima tahap.

PLTA Kayan I kapasitas 900 mega watt, PLTA Kayan II 1.200 mega watt, PLTA Kayan III 1.800 mega watt, PLTA Kayan IV 1.800 mega watt, dan PLTA Kayan V 3.300 mega watt.

"Kita optimis lima tahun ke depan PLTA Kayan I dengan kapasitas 900 mega watt, itu sudah selesai. Kalau secara total kapasitas PLTA Kayan itu sekitar 9.000 mega watt," tuturnya.

Diketahui, pembangunan pembangkit listrik sangat diperlukan oleh suatu negara. Pasalnya, kata dia, dalam dunia modern, listrik jadi episentrum dari semua roda perekonomian dan industri.

Baca Juga: DKI Jakarta Akan Kembali Terapkan PSBB Mulai Senin Pekan Depan

"Negara maju itu bisa berkembang karena ada listrik. Jadi ada semacam hubungan kausalitas. Kita patut bersyukur karena di Kaltara ada sungai, iklim, dan suhu mendukung yang bisa jadi potensi pembangkit listrik. Nantinya, Kaltara kita harapkan bisa jadi lumbung energi utamanya listrik," tutupnya.

Editor: Ian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X