VIRAL Kades Hoho yang Tubuhnya Penuh Tato

- 11 September 2020, 20:13 WIB
instagram.com /@instambanjarnegara/

KaltaraBicara - Nama Welas Yuni Nugroho (36), Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara viral di media sosial dalam beberapa hari ini. Kades yang akrab disapa Hoho ini viral lantaran memiliki tato di sekujur tubuhnya.

Selanjutnya info dan foto kades ini salah satunya diposting di akun Instagram @instambanjarnegara. Ada ratusan netizen yang ramai-ramai berkomentar di postingan tersebut.

Baca Juga: Rencana KPU Dalam Pelarangan Iklan Kampanye di Medsos oleh Parpol - Paslon Pilkada

"Tato saya semuanya motifnya oriental. Ini di bagian lengan ada gambar geisha,"ungkap Hoho, pada Jumat, 11 September 2020.

Selain di lengan, tato yang dimiliki bapak satu anak ini ternyata ada di sekujur tubuhnya. Mulai dari tangan, dada, punggung, paha hingga betis. Ia mengaku sudah 30 kali lebih tubuhnya ditato.

"Tato saya hampir ada di seluruh tubuh. Bisa dikatakan, 90 persen tubuh saya sudah dipenuhi tato, yang tidak ada seperti di leher atau di wajah. Kalau dihitung sudah 30 kali lebih tubuh saya ditato," ujarnya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Suruh Anies Baswedan Sholat Tahjud Sebelum Terapkan Kembali PSBB di Jakarta

Ia mengatakan pertama kali tubuhnya ditato saat masih duduk di bangku SMA. Saat itu, ia menato gambar bunga di bagian dada saat dirinya pergi ke Bali. Meski begitu badannya kini penuh tato, ternyata mulanya dia sempat ditentang oleh orang tuanya.

"Baru setelah itu bertambah terus sampai belum lama ini yang di lengan. Awalnya juga tidak boleh sama orang tua. Jadi saya sembunyiin, pas sudah tahu sempat dimarahi," sambungnya.

Ia juga mengaku, keinginannya menato tubuh sudah ada sejak masih kecil. Salah satunya karena sering menonton film-film gangster. Sejak saat itu, dirinya berkeinginan untuk menato tubuhnya.

Baca Juga: Irianto Berharap Izin Konstruksi Cepat Terbit saat Deputi Staf Kepresidenan Kunjungi PLTA Kayan

"Zaman kecil sering nonton film gangster. Dari situ mulai ingin bikin tato, dan kebetulan istri dan anak membolehkan," imbuhnya.

Ia juga bicara soal kesan tak baik pada orang dengan tato di tubuhnya. Menurutnya, yang terpenting adalah mampu menunjukkan kinerjanya sebagai Kades.

Baca Juga: Undunsyah Maju di Pilgub Kaltara 2020, Kini Ajukan Cuti dari Bupati Tana Tidung

"Sebenarnya tato atau tidak, bukan jadi masalah. Yang terpenting itu kinerjanya. Kalau bisa membawa kemajuan, pasti masyarakat tidak akan memandang tato itu suatu yang jelek," pungkas Hoho.

Editor: Ian


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X